LAKE COMO, ITALIA

Lake Como berada di bagian utara Italia. Danau dengan pemandangan indah ini menjadi destinasi liburan favorit para jetset dan wisatawan dari seluruh dunia. Lake Como juga menjadi tujuan romantis pasangan yang ingin berbulan madu.

Di sekitar Lake Como berdiri villa-villa mewah dengan taman-taman yang menakjubkan. Bangunan-bangunan berarsitektur menawan pun memenuhi bukit di sepanjang danau. Hamparan bunga-bunga cantik dapat ditemui di sepanjang perjalanan. Belum lagi deretan restoran yang menyajikan makanan khas Italia dengan bumbunya yang lezat. Tak heran jika Lake Como selalu ramai dipenuhi oleh pengunjung sepanjang waktu.

Jika anda sedang berlibur ke Italia, jangan lewatkan kesempatan mampir ke salah satu danau terindah di dunia ini. Lake Como dapat dicapai menggunakan kereta, mobil dan juga helicopter. Jarak paling dekat untuk menuju Lake Como bisa berangkat dari Milan. Jika menggunakan kereta dapat berangkat dari stasiun kereta Central, Milan dan turun di stasiun Como San Giovanni.

Dari stasiun Como San Giovanni anda tinggal turun ke bawah melewati sebuah taman dan mengikuti petunjuk menuju ke Lake Como. Di tepi danau telah tersedia beragam pilihan transportasi seperti speed boat, kapal atau yacht yang akan membawa pengunjung ke berbagai tempat indah di sekitar Lake Como hingga ke Bellagio yang berjarak sekitar 1 jam perjalanan laut.

Pilihan paling dekat menuju ke Bellagio yaitu dengan turun di stasiun kereta Varenna. Ujung lain dari Lake Como ini jaraknya tidak jauh Bellagio.

Selain itu Lake Como juga dapat dicapai dari Switzerland, yaitu dari wilayah Chisso yang berbatasan langsung dengan Italia dan berada dekat lake Como.

Ini adalah yang ke tiga kalinya saya ke lake Como, yang pertama dan kedua sekitar tahun 1991-l996 ketika masih tinggal di Perancis, dan saat itu saya ke lake Como menggunakan mobil yang langsung diparkir di sekitar danau, jadi suasananya sudah berbeda sekali dengan saat ini.

Pengalaman saya ke lake Como kali ini juga sangat mengesankan karena baru pertama kali menggunakan kereta dan turunnya tidak langsung di pinggir danau, tapi dari atas bukit yang cukup jauh jaraknya dari lake Como.

Saya berangkat pagi hari dari stasiun Central Milan dengan menggunakan kereta menuju ke stasiun Como San Giovanni yang jarak tempuhnya sekitar 36 menit. Sambil sarapan saya menikmati pemandangan di sepanjang perjalanan dan tentunya tidak lupa berfoto ria karena cuaca di luar sangat bagus dan mendukung acara selfie ini hehehee…

Tak lama kereta tiba di stasiun Como San Giovanni. Saya yang berangkat seorang diri lalu mengikuti rombongan wisatawan yang turun berbondong-bondong menuruni tangga menuju ke bawah bukit. Ini trik paling gampang kalau lagi malas bertanya dan mencari tahu arah tujuan wisata. Ikuti saja arah jalan rombongan wisatawan yang sudah pasti tujuannya juga ke lake Como. Setiba di bawah bukit, saya sempat berfoto-foto lagi di tamannya yang di indah dan juga di monumen yang menjadi salah satu ciri khas wilayah Como. Saking asiknya berfoto sampai saya tinggal seorang diri dan tidak ada lagi wisatawan lain disana, padahal danau Como belum kelihatan sama sekali.

Dengan sedikit nekat saya menyebarangi jalan di depan taman karena belum melihat penunjuk arah ke lake Como. Tak habis akal saya membuat foto di sepanjang jalan yang saya lewati sebagai pengingat dan penunjuk arah jika tersasar saat kembali nanti. Oiya, saya tadi lupa mengambil map di stasiun kereta karena dengan percaya diri buru-buru mengikuti rombongan wisatawan yang berada di depan saya. Jadi buat pembaca sebaiknya segera ambil map begitu tiba di stasiun kereta agar tidak mengalami hal yang sama seperti saya.

Akhirnya terlihat sebuah papan penunjuk jalan ke arah Lake Como, saya lalu mengikuti petunjuk tersebut hingga berhasil tiba di depan danau yang sangat besar dengan panorama yang luarbiasa indah. Romantis sekaliii… Pantesan banyak pasangan yang honeymoon kesini.

Sepanjang jalan yang mengelilingi danau dipenuhi cafe, restoran dan hotel berdesain menarik. Beraneka jenis bunga warna warni juga turut menghiasi sepanjang jalan berdampingan dengan pohon-pohon rindang yang berjejer rapi. Suasana yang aman, nyaman, dan bersih akan membuat siapapun betah berada disini.

Saya kemudian memutuskan mampir untuk makan dan minum kopi terlebih dahulu. Bar Touring Cafè akhirnya menjadi pilihan saya. Bar adalah sebutan untuk cafe dengan pelayanan cepat di Italia. Saya memesan makanan khas Como, berupa ikan yang hanya terdapat di danau tersebut. Ikan tersebut diolah tanpa banyak menggunakan bumbu agar rasa gurih ikan tidak berubah. Jujur saja, rasanya tak ubahnya seperti ikan goreng biasa yang rasanya hambar. Mon Dieu!

Atmosfir di sekitar bar ini sangat menyenangkan… Lokasinya berada di depan danau Como, dan disini banyak terdapat toko souvenirs, gelato, cafe dan restoran khas Italia. Setelah selesai makan, saya tentu saja tak melewatkan untuk mampir membeli berbagai cinderamata unik khas lake Como sebagai kenang-kenangan.

Kini tibalah saatnya mencari boat, kapal atau yacth menuju ke berbagai destinasi indah di lake Como. Pengunjung dapat memilih moda transportasi yang diparkir di tepi danau. Yuhuuu… Petualangan dimulai! Sepanjang perjalanan di danau sangat menakjubkan… Villa-villa indah dan taman cantik milik selebriti dunia bertaburan di sekeliling danau. Semua didesain dengan arsitektur mewah berstandar tinggi.

Tujuan saya kali ini ke Villa D’Estee yang berada di Cernobbio. Salah satu tempat yang memiliki panorama menakjubkan. Setiba disini mata langsung dimanjakan dengan jejeran bangunan, villa, dan taman-taman indah.

Bagi wisatawan yang ingin beristirahat sambil menikmati danau disediakan kursi-kursi dibawah pohon rindang yang tumbuh di sepanjang Lake Como. Bunga-bunga cantik bermekaran menambah cantik pemandangan di sekitarnya. Di kejauhan tampak kapal-kapal yang merapat di dermaga dengan latar belakang bukit yang asri. Berkali-kali mengabadikan momen ini dalam video dan foto rasanya tak pernah cukup saking menariknya.

Saya kemudian menyusuri sepanjang danau mencari cafe atau restoran. Semuanya penuh hingga akhirnya saya mampir ke Harry’s Bar yang menghadap ke lake Como. Tak ada kopi disini… Ya sudahlah akhirnya saya memesan apa yang tersedia di buku menu saja. Jam sudah menunjukkan pukul 3 lewat sehingga tidak ada lagi makanan berat selain beragam jenis minuman. Lagipula saya sudah makan siang sebelum tiba di Cernobbio.

Bar ini merupakan salah satu tempat yang memiliki pemandangan terindah karena langsung menghadap ke lake Como. Rasanya menyenangkan sekali disini… Seandainya ada kopi pasti makin terasa sempurna!

Menjelajahi lake Como memang tak cukup hanya sehari. Sebaiknya menginap 2 atau 3 hari agar dapat mampir ke sekeliling lake Como yang luas. Waktu saya seharian hanya habis di satu destinasi saja, yaitu di daerah Cernobbio. Tapi saya sangat puas daripada terburu-buru dan tidak bisa menikmati suasana dan keindahan tempat yang saya kunjungi.

Sekitar jam 4 sore saya kembali ke pusat kota Como, jalan-jalan sebentar di area sekitarnya yang cantik, dan jam 5 sorenya berangkat ke Milan. Ciaaoooo Como!

Published by

Riana Rara Kalsum

Created by Riana Rara Kalsum. Riana Rara Kalsum has a great passion for traveling, cafés, and lifestyle. She loves writing and reading. Here, you will find her travel and authenthic café experiences along with beautiful photos and inspirations. Email: travelcafediary@gmail.com