Travelista ~ Liburan Ke Maroko

My dream come true! 

Buku pertama saya yang berjudul Travelista Liburan di Maroko akhirnya keluar!!

Buku ini diterbitkan oleh Leutikaprio.
Pesan online di website: 

www.leutikaprio.com

http://www.leutikaprio.com/produk/110220/travelling/17011443/travelista_liburan_ke_maroko/16117906/riana_rara_kalsum

Hasil promo pertama dari buku ini untuk bagian saya seluruhnya akan disumbangkan pada Yayasan Perempuan.

Dan yang udah punya bukunya, nanti bisa ikut kuis2 karena akan ada hadiah2 menarik buat pemenangnya!

WHEN IN PRAGUE

The world is a book, and those who do not travel read only one page. 

–Saint Augustine-





Church of St. Ludmina

Church of St. Ludmina

Perjalanan selama 18 jam dari Jakarta rasanya tak berarti apa-apa begitu pesawat mendarat dengan mulus di bandara Václav Havel, Prague. Yang tersisa hanya kebahagiaan… Kebahagiaan berada di tempat paling mempesona…

Cuaca siang ini cerah walaupun sudah masuk musim dingin di bulan Desember. Matahari bersinar hangat mengiringi perjalanan menuju ke hotel. Hello Prague, I’m coming!

Prague dikenal sebagai salah satu kota terindah di dunia. Kota yang dipenuhi bangunan era gothic dan renaissance ini juga menjadi destinasi favorit jutaan wisatawan. Keistimewaan lainnya Prague juga memiliki bangunan kontemporer dengan desain futuristik. 
Pilihan pergi berlibur ke Prague adalah pilihan yang tepat, liburan saya kali ini sangat berkesan. Selain banyak objek wisata yang menarik, makanannya juga enak, dan souvenirnya cantik-cantik. 
Selama berada di Prague saya tak henti-hentinya mengagumi bangunan-bangunan bersejarah dari era gothic dan renaissance yang masih terawat dengan baik. Ribuan foto rasanya tak pernah cukup untuk mengabadikan keindahan di depan mata…

Apalagi ketika saya berada di Prague Castel, rasanya seperti masuk ke lorong waktu dan kembali ke masa lampau. Setelah membayar tiket masuk, pengunjung dapat berkeliling untuk melihat kastil era gothic dengan atap bangunan yang runcing, Powder Tower, Cathedral Sv. Vita dan bangunan-bangunan bersejarah lainnya. 

Prague Castel

Prague Castel

Prague Castel

Prague Castel

Church of St. Ludmina

Liburan ke Prague adalah salah satu dari liburan terbaik saya. Terlepas dari pernah mengalami sedikit kejadian yang tak menyenangkan, secara keseluruhan saya mempunyai kesan yang baik terhadap kota Prague, Czech. 

Dibawah ini daftar adalah objek wisata yang menarik untuk dikunjungi selama anda berada di Prague.

Prague Castel

Petrín Lookout Tower

Charles Bridge

Vltava Riverside 

John Lenon Wall

Wenceslass Square

Wenceslass Statue

Old Town Square

Prague Astronomical Clock

Catheral Sv. Vita

Powder Tower

Church of St. Ludmila

Dancing House

Colline De Petrin

Vyšehrad

Prague City Hall

Rudolfinum 

Park Grebovka

Letná Park

National Monument, Vítkov Hill

St. Vitus Cathedral

The Old New Synagogue 

Tyn Church

Strahov Monastery   

Clentinum  

Novy Trojsky / Troja Bridge

Josefov

Loreta

Spanish Synagogue

Municipal House

National Museum

National Theatre

Prague Estates Theatre

State Opera

Concert Hall

Museum KGB

Bertramka – Mozart Museum

Jewish Town Hall

Kampa Island



Prague, Czech – 26-30 Desember 2015

SOLO TRAVELING ITU MENYENANGKAN!

 Liburan adalah saat yang menyenangkan. Waktunya untuk pergi ke tempat impian dan menjelajahi berbagai objek wisata menarik. Liburan merupakan momen untuk merealisasikan semua mimpi-mimpi menjadi kenyataan.

Hakikat liburan adalah kita lepas dari segala rutinitas sehari-hari, dan bebas melakukan apa yang saja yang kita inginkan. Kepuasan akan tercapai jika kita bisa menentukan seluruhnya sendiri. Seperti membuat rencana, menentukan tempat wisata yang akan didatangi, mengatur waktu, budget, akomodasi dan transportasi. Ibaratnya, nanti mau pergi kemana, berapa lama, ngapain aja, semua ada dalam genggaman kita tanpa tergantung orang lain.

Jika bepergian ramai-ramai semua hal harus didiskusikan bersama dan seringkali harus mengikuti suara terbanyak, sehingga akhirnya kita merasa tidak puas karena harus mengalah dan pengorbankan keinginan pribadi. Bagi saya tentu ini bukanlah hal yang menyenangkan disaat liburan. Kebebasan membuat keputusan sendiri adalah hal utama, dan paling penting dalam liburan saya.

Penting diingat bahwa ini adalah liburan, kita sudah meluangkan waktu untuk traveling jangan sampai tidak enjoy dan happy! 
Banyak sekali hal-hal positif jika berani pergi berlibur sendirian. Berlibur sendiri melatih kemandirian sehingga tidak tergantung pada siapapun, belajar berpikir cepat dan membuat keputusan secara tepat, mengasah keberanian dan melatih sensitifitas.

DAFTAR NEGARA UNTUK VISA SCHENGEN

Visa Schengen meliputi 26 negara yang berada dalam wilayah schengen, dan beberapa negara Eropa yang berada diluar wilayah schengen.


Berikut daftar negara untuk Visa Schengen:



1. Austria

2. Belgia

3. Belanda

4. Italia

5. Spanyol

6. Perancis

7. Jerman

8. Yunani

9. Republik Ceko

10. Hungaria

11. Portugal

12. Luxembourg

13. Liechtenstein

14. Swiss

15. Polandia

16. Denmark

17. Finlandia

18. Iceland

19. Norwegia

20. Swedia

21. Estonia

22. Slovakia

23. Slovenia

24. Lithuania

25. Latvia

26. Malta

27. Monaco

28. San Morino

29. Vatican

30. Andorra

31. Cyprus

32. Kosovo

33. Croatia

34. Bosnia and Herzegovina

35. Romania

36. Serbia

37. Bulgaria

38. Albania

39. Montenegro

40. Macadonia

DAFTAR NEGARA BEBAS VISA DAN VISA ON ARRIVAL

DAFTAR NEGARA BEBAS VISA 



1. ARMENIA – Visa on Arrival – 120 days

2. BAHRAIN – eVisa – From October 2014 onward

3. BRUNEI – Visa not required – 14 days

4. CAMBODIA – Visa not required – 30 days

5. CAPE VERDE – Visa on Arrival

6. CHILE – Visa not required – 90 days

7. CHINA –  HAINAN, HONG KONG, MACAO. Visa on Arrival – Shenzhen via Hong Kong.

8. COLOMBIA – Visa not required -90 days on arrival, extend another 90 days for 180 days.

9. COMOROS – Visa on Arrival

10. COTE D’LVOIRE – eVisa 

11. DJIBOUTI – Visa on Arrival

12. DOMINICA – Visa not required – 21 days

13. ECUADOR – Visa not required – 90 days

14. FIJI – Visa not required – 4 months

15. GAMBIA – Visa not required – 90 days

16. GEORGIA – eVisa – up to 90 days

17. GUINEA-BISSAU – Visa on arrival – 90 days

18. HAITI – Visa not required – 3 months

19. HONG KONG – Visa not required – 30 days

20. INDIA – e-Tourist Visa – 30 days

21. IRAN – Visa on Arrival

22. IRELAND – Visa Required – Visa is issued free of charge.

23. JAPAN – Visa not required (conditional) – 15 days

24. JORDAN – Visa on Arrival – 3 months

25. KENYA – Visa on Arrival – 3 months

26. KYRGYZTAN – Visa on Arrival – 1 month

27. LAOS – Visa is not required – 30 days

28. MACAO – Visa is not required – 30 days

29. MADAGASCAR – Visa on Arrival – 90 days

30. MALAYSIA – Visa not required – 30 days

31. MALDIVES – Visa on Arrival – 30 days

32. MAURITANIA – Visa on Arrival

33. MICRONESIA – Visa not required – 30 days

34. MOLDOVA – eVisa

35. MOROCCO – Visa not required – 3 months

36. MYANMAR – visa not required – 14 days. eVisa for 28 days via Yangon, Nay Pyi Taw, Mandalay Airports.

37. NEPAL – Visa on Arrival – 90 days

38. NICARAGUA – Visa on Arrival – 90 days

39. OMAN – Visa on Arrival 

40. PALAU – Visa on Arrival – 30 days

41. PAPUA NEW GUINEA – Visa on Arrival – 60 days

42. PERU –  Visa not required – 183 days

43. PHILIPPINES – Visa not required – 30 days

44. RWANDA – eVisa – visa is obtained online

45. SAINT KITTS AND NEVIS – eVisa – visa is obtained online

46. SAINT VINCENT AND THE GRENADINES – Visa not required – 1 month

47. SAMOA – Entry permit on arrival – 60 days

48. SAO TOME AND PRINCIPE – eVisa – Visa is obtained online

49. SENEGAL – eVisa – Visa may be obtained online

50. SEYCHELLES – Visitor’s Permit on Arrival – 1 month

51. SINGAPORE – Visa not required – 30 days

52. SOMALIA – Visa on Arrival – 30 days

53. SRI LANKA – Electronic Travel Authorization – 30 days

54. TAJIKISTAN – Visa on Arrival – 45 days

55. TANZANIA – Visa on Arrival

56. THAILAND – Visa is not required – 30 days

57. TIMOR LESTE – Visa on Arrival – 30 days

58. TOGO – Visa on Arrival – 7 days

59. TURKEY – eVisa – 1 month

60. TUVALU – Visa on Arrival – 1 month

61. UGANDA – Visa on Arrival

62. UNITED ARAB EMIRATES – VISA REQUIRED – Electronic Visa available to passengers boarding EMIRATES or ETIHAD flight

63. VIETNAM – Visa not required – 30 days

64. ZAMBIA – eVisa

65. ZIMBABWE – Visa on Arrival – 3 months

BERBAGAI PENGALAMAN MENARIK SELAMA TRAVELING


  
Traveling selain menikmati berbagai objek wisata dan tempat indah di berbagai negara, juga dapat menambah pengalaman dan wawasan. Beragam kebiasaan dan budaya di tempat berbeda membuat saya juga semakin menghargai perbedaan.
Ada berbagai pengalaman menarik, unik, dan terkadang lucu yang saya temui selama perjalanan dan membuat saya terkesan.
Saya akan menuliskannya untuk anda, sambil berbagi pengalaman dan mudah-mudahan kita dapat mengambil hal-hal positif dari kejadian ini.
Saya masih ingat kejadian beberapa tahun lalu saat liburan di Rome, Italia bersama anak-anak. Setiba di bandara, seluruh penumpang termasuk kami menunggu bagasi tiba di bandara. Kemudian koper saya tiba, dan saya bersiap mengambilnya. Koper tersebut sangat besar dan berat. Saat saya bersiap-siap, tiba-tiba muncul seorang anak kecil berambut pirang berumur sekitar 7 tahun. Anak itu langsung berusaha membantu saya mengambil koper. Tangan kecilnya terus menarik-narik koper sekuat tenaga sampai hampir terjungkal ke belakang. Saya masih bengong dan kaget sampai seorang pria muncul menbantu anak kecil itu menurunkan koper saya.
Kemudian koper kedua berwarna merah muncul, saya menunjuk ke koper tersebut sambil mengatakan pada anak saya, bahwa kopernya juga telah tiba. Si anak kecil berambut pirang rupanya masih tanggap, secepat kilat dia lari mengejar koper saya, dan sekali lagi berusaha menarik koper itu sampai hampir terjungkal hingga dibantu oleh orang lain.
Tentu saja saya terkejut sekali dengan tingkah lakunya… Luarbiasa berani dan baik hatinya. Saya kemudian mendatangi anak tersebut, mengucapkan terimakasih kepadanya, dan kepada orangtuanya yang tiba-tiba muncul menyusul anak itu. Orangtuanya mengusap-usap kepalanya. Mereka sekeluarga berbicara dalam bahasa Inggris. Saya katakan, kamu anak yang sangat baik. Anak itu sepertinya kecewa tidak berhasil membantu menurunkan koper saya.
Pelajaran moralnya adalah, pada dasarnya tidak ada manusia yang sedari kecil Rasis, dan pada dasarnya manusia itu baik. Pengaruh alam dan lingkunganlah yang kemudian membuat watak manusia berubah.
Saya katakan pada anak-anak saya; Contoh itu, dan lihat anak kecil itu begitu baik, tulus, dan menolong orang lain tanpa membeda bedakan suku, agama dan lain sebagainya.
Banyak orang berkata bahwa masyarakat Perancis itu sombong dan angkuh. Yakin?Dalam salah satu liburan di Paris, saya pernah bertanya alamat pada seorang Madame Perancis yang chic dan glamour yang baru saja keluar dari pintu butik terkenal di Paris. Saya pikir, dia hanya akan menunjukkan arah jalan secara verbal saja. Tak disangka dengan sangat baik hatinya dia berjalan bersama saya, mengantar hingga ke jalan yang saya tuju. Alamat tersebut lumayan jauh, dan agak berputar dari tempat saya bertanya.
Pernah juga saat saya berlibur di Cannes, Perancis. Saya menginap di hotel yang jaraknya sekitar 500 meter dari stasiun kereta. Ketika saya menarik 2 koper saya yang besar dan berat menuju hotel, tiba-tiba datang seseorang membantu menarik koper saya hingga sampai ke pintu hotel.
Betul-betul luarbiasa baiknya… Semua dilakukan tulus tanpa pamrih. Tidak ada modus berkenalan atau apapun, murni ingin menolong saya saja.
Hal inilah yang tidak pernah saya jumpai di Indonesia. Menolong orang yang tidak dikenal dengan tulus, karena selama ini yang saya tahu, kita harus bayar jika ada yang membantu kita melakukan sesuatu seperti mengangkat dan mendorong koper.
Selama saya melakukan solo traveling ke berbagai negara, saya beruntung sekali bertemu dengan banyak orang yang sangat baik hati. Saya tidak pernah sekalipun menaik turunkan koper di kereta, walaupun saya mampu melakukannya. Selalu ada yang menolong saya dengan tulus. 
Begitu pula saat ingin berfoto, begitu banyak yang menolong saya mengambil foto. Bahkan tanpa saya perlu minta tolong. Ya, tanpa diminta! 
Sering sekali, saat sedang selfie tiba-tiba ada yang menawarkan bantuan mengambil foto saya. Berkali-kali kejadian ini terjadi dalam perjalanan saya.
Tentu saja saya sangat bersyukur, walaupun traveling seorang diri tetapi banyak diberi kemudahan.
Bahkan kadang saya tidak perlu antri atau mengikuti prosedur yang ribet saat masuk ke suatu tempat, atau bandara hanya karena saya seorang sendiri dan bermata indah.
Wonderful eyes? Kaget? Saya juga kaget… Alasan yang agak aneh, tetapi saya sudah sering mendengarnya di berbagai negara…
Anak-anak saya pun bahkan tertawa terbahak-bahak saat saya ceritakan tentang “wonderful eyes” ini.
Ada banyak kejadian menarik di Paris yang sangat berkesan hingga membuat saya semakin mencintai kota Paris.
Kejadian terakhir yang berkesan di Paris, saat saya sedang membeli buku di daerah Les Halles. Saya mencari buku dibagian sejarah dan filsafat. Setelah memilih dan membayar buku, tiba-tiba seorang pria yang tadi bersama di toko buku menghampiri saya. Dia berkata memperhatikan saya yang tertarik dengan buku-buku filsafat. Lalu pria yang bekerja sebagai editor, dan berkantor di Paris, Rusia dan New York tersebut menawari saya mencari buku filsafat yang lebih lengkap di toko buku FNAC yang berada di bagian dalam Forum Des Halles. Saya katakan mungkin besok saja saya kembali karena toko sudah menjelang tutup. Pria itu mengatakan masih ada waktu, dan akhirnya saya mengikuti ke toko buku.
Betul-betul surga filsafat! Banyak sekali buku-buku filsafat dari para penulis terkenal. Saya merasa sangat gembira berada disini.
Sambil memilih buku, beliau juga menerangkan aliran buku-buku filsafat dan menyarankan buku-buku sesuai dengan minat saya.
Saya mendapatkan beberapa buku menarik, dan kemudian menuju kasir untuk membayar. Tiba-tiba pria itu mengeluarkan kartu member, dan saya hanya membayar buku beberapa persen dari harga yang tertera!! What a surprise!! Benar-benar diluar dugaan… Sangat baik hati sekali…
Kalau dipikir, beliau tidak mengenal saya sama sekali. Seorang turis dari negara yang jauh, dan berani-beraninya membaca buku-buku filsafat dalam bahasa Perancis yang bukan bahasa saya.
Kalau diandaikan kira-kira begini…
Kita di Jakarta, melihat ada orang dari propinsi yang jauh dengan bahasa daerahnya datang ke Jakarta mencari buku-buku filsafat karya penulis besar.

Mau kah kita membantu orang tersebut?? Meluangkan waktu mengantarnya, menjadi guide saat di toko buku, dan memberinya diskon dengan kartu kita? Yakin mau?
“Don’t judge people until you truly know them. The truth might surprise you.”
Kalimat diatas betul sekali…
Betapa masih banyak orang yang mudah menuduh dan mencap orang lain tanpa mengetahui langsung, dan berinteraksi langsung.

Berdasarkan pada pengalaman saya kuliah dan tinggal di Paris bertahun-tahun, dan bolak balik liburan ke Perancis, masyarakat Perancis sangat ramah, baik, tulus dan menyenangkan.
Jika anda masih tidak sependapat, sebaiknya anda yang harus berkaca pada diri sendiri… Mungkin ketidaknyamanan itu justru berasal dari diri anda, bukan dari orang lain.
Pengalaman lain saat di Milan. Saya pernah minta tolong diambilkan foto pada seorang gadis Italia berusia sekitar 15 tahun yang sedang bersama orangtuanya. Gadis tersebut mengambil beberapa foto saya, lalu saya mengucapkan terimakasih dan berlalu dari sana. Sambil berjalan saya melihat-lihat hasil fotonya. Tiba-tiba seseorang berlari ke arah saya… Gadis itu datang tergopoh-gopoh menanyakan hasil fotonya. Apa saya puas atau dia harus mengulang lagi mengambilkan saya foto…
Saya terkejut, sungguh tidak mengira… Betapa baik hatinya orang-orang Eropa yang saya jumpai selama perjalanan. Mereka begitu tulus dan ramah tamah dalam tindakan.
Sebuah pengalaman lain yang berkesan saat saya sedang berada di kereta dari Milan menuju Nice.
Disebelah saya duduk seorang ibu dengan seorang temannya yang duduk di kursi seberang lorong kereta. Karena pada saat itu saya belum sempat sarapan, maka saya menanyakan letak restaurant di kereta pada ibu-ibu Italia tersebut. Si ibu di sebelah saya mengatakan; restaurant kereta letaknya agak jauh di gerbong tengah, sementara kami berada di gerbong pertama. Ibu diseberang lorong yang mendengar, reflek langsung mengeluarkan sandwich dan sekotak kue dari dalam tasnya dan langsung diberikannya ke saya. Saya sangat terkejut dan tidak menduga sama sekali… Saya jadi tidak enak hati dan agak sungkan menerima pemberiannya. Tapi ibu itu bilang, ayo ambil, makan saja… Saya lalu mengucapkan banyak terimakasih. 

Luarbiasa tulus dan baik hatinya ibu-ibu ini… Saya terharu sekali…
Kejadian lain yang membekas saat saya sedang ngopi di Ventimiglia, Italia.
Sambil minum kopi, seorang bapak yang duduk di meja sebelah saya bertanya; Apakah saya datang kesana karena sedang ada bazaar? Saya katakan, bahwa saya tidak mengerti ada bazaar.
Lalu bapak tersebut menceritakan, bahwa beliau senggaja datang dari kota lain untuk melihat bazaar di Ventimiglia. Beliau menceritakan pada saya secara detail dari lokasi, apa saja yang dijual di bazaar, hingga luas lokasi bazaar. Betul-betul pengalaman baru yang menarik. 
Sebelum pamit bapak itu memberi saya buah peach. Lagi-lagi saya dibuat kaget. Beliau bilang saya harus menerimanya dan harus mencobanya karena rasanya enak sekali… Tentu saja saya sangat berterimakasih karena kebaikannya yang tidak diduga-duga, dan kemudian bapak itu mengucapkan selamat tinggal dan melanjutkan perjalanannya.
Berbagai keramahan dan kebaikan yang tulus dari orang-orang yang tidak saya kenal sama sekali. Dan bahkan dari berbagai kejadian diatas, kami tidak pernah saling berkenalan, dan saling menanyakan nama, apalagi berkenalan lebih jauh bertanya ini itu.

Terkecuali editor dari Paris yang memberikan saya kartu namanya, karena beliau suka saya tertarik dengan buku-buku filsafat.
Teringat sebuah kejadian menarik saat saya tiba di Bandara Soekarno Hatta, Jakarta. Saat itu sudah jam 12 malam. Saya menunggu koper-koper sambil membawa troli. Ada 5 pria Indonesia disekeliling saya yang sedang sama-sama menunggu koper tiba. Kami bahkan sempat berbincang-bincang karena koper-koper agak lama keluarnya dari pesawat.
Setelah melihat koper mulai keluar, saya pun mendekatkan troli agar lebih mudah menariknya, disaksikan 5 pria disekeliling saya. Koper saya tiba di hadapan saya, lalu saya menariknya sendiri tanpa bantuan siapapun. Kemudian saya berusaha mengangkat koper yang berat tersebut ke troli. Sebelum saya sempat mengangkat, tiba-tiba seorang gadis turis berambut pirang yang berada jauh dari saya buru-buru mendekat dan langsung mengangkat sendirian koper saya keatas troli!! Ya, sendirian!! 
Saat itu 5 pria di dekat saya juga terlihat terkejut, dan melihatnya baru mereka buru-buru mau ikutan membantu mengangkat, tapi koper saya sudah duluan diangkat oleh gadis remaja berambut pirang yang berusia sekitar 16-17 tahunan. Woowww… Sementara 5 pria berbadan besar dari tadi kemana aja?? 
Itulah sikap masyarakat Indonesia…
Sudah sejak lama saya amati bahwa sebagian masyarakat bergerak hanya jika ada uang, ada maunya (modus) atau ada timbal baliknya dan keuntungannya bagi si penolong.
Salah satu contoh pengalaman kurang menyenangkan saya adalah saat pertama kali turun dari kereta api, di sebuah stasiun kereta di Indonesia beberapa tahun lalu.
Banyak sekali yang berniat membantu membawakan koper dan barang-barang, baik yang berseragam atau tidak. Saya pikir beneran berniat membantu, hingga menyerahkan begitu saja seluruh bawaan. Ternyata berseragam atau tidak tetap meminta bayaran atas jasanya telah menolong membawakan barang-barang tersebut.
Disini saya bukan mempermasalahkan jumlah materi yang diminta, tetapi bahwa niat baik dan tulus itu hampir tidak ada lagi, dan sudah menjadi barang langka.
Akhirnya secara tidak langsung masyarakat belajar bahwa segala sesuatu yang dilakukan itu harus ada imbalannya. Semua diukur dengan materi.
Pola pikir seperti ini membuat orang mengejar materi sebanyak-banyak tetapi sulit mendapatkan kebahagiaan.
Kenapa? Karena kebahagiaan sesungguhnya itu ada saat kita berbagi, dan mampu memberikan kebahagiaan pada orang lain dengan tulus. Saya sudah coba lakukan ini. 
Sebaiknya kita menelaah kembali semboyan kita yang terkenal sebagai masyarakat yang ramah tamah dan suka tersenyum, jangan hanya menjadi sebuah simbol belaka.

TIPS BAGI SOLO TRAVELING

“To awaken alone in a strange town is one of the pleasantest sensations in the world.”
– Freya Stark –

Solo traveling?? Siapa takut!
Begitu jawaban saya jika ada yang bertanya mengapa saya sering pergi berlibur sendirian ke Luar Negri.
Siapa bilang solo traveling itu tidak asik…

Ungkapan solo traveling tidak menyenangkan itu pasti dilontarkan oleh mereka yang belum pernah menikmati serunya pergi berlibur dan berpetualang sendirian. 
Mengeksplorasi berbagai tempat wisata yang indah dan menarik seorang diri itu berbeda nikmatnya dengan beramai-ramai.
Pengertian solo traveling bagi saya adalah, liburan yang memang senggaja diniatkan pergi sendiri, jalan-jalan sendiri, nginap sendiri dan pulang kembali ke tempat tujuan sendiri.

Solo traveling merupakan tantangan tersendiri dan kesempatan untuk uji nyali pergi sendirian mengunjungi berbagai tempat di seluruh dunia atau tempat asing yang baru pertama kali didatangi. Ada sensasi-sensasi kebahagiaan jika berhasil mengatasi rasa khawatir dan menakhlukkan berbagai hal di tempat yang baru pertama kali dikunjungi.
Yang dibutuhkan jika melakukan solo traveling hanya niat, keberanian dan mental yang kuat untuk menghadapi berbagai perbedaan dan bahkan mungkin kejutan yang tidak diduga-duga selama traveling seorang diri.

Sebelum berangkat, sempatkan untuk mengetahui dan mempelajari kebudayaan negara setempat agar tidak terkaget-kaget dalam menghadapi situasi yang sama sekali berbeda dengan yang biasa ditemui dan dihadapi disini.

Setiap tempat berbeda pasti akan membutuhkan adaptasi yang berbeda juga, jadi persiapkan mental dengan baik.
Saat solo traveling tidak boleh merasa minder dan malu, anda harus percaya diri saat berhadapan dan berkomunikasi dengan orang-orang baru yang ditemui di perjalanan.

Selain itu Penting untuk melatih Kemampuan Membaca MAP, Kemampuan Menguasai Keadaan, Kemampuan Diplomasi, Kecepatan Berpikir dan Membuat Keputusan, serta Kekuatan dalam Mengingat yang nanti akan sangat berguna selama di perjalanan.

PERSIAPAN SEBELUM BERANGKAT
Ada beberapa persiapan yang wajib dipenuhi sebelum berangkat bepergian ke negara tujuan.

1. Dokumen Perjalanan Lengkap (Paspor, Visa, Surat-Surat Penting)

2. Tiket Pesawat dan Kereta
3. Bookingan Hotel + Alamat Hotel
4. Schedule atau Itinerary Perjalanan
6. Mata Uang Negara Tujuan
7. Kartu ATM, dan Kartu Kredit jika dibutuhkan
8. Pakaian dan Sepatu Sesuai Musim di Negara Setempat
9. Obat-obatan
10. Kebutuhan Pribadi
11. Ponsel, Charger, dan Perlengkapan Photography
Untuk koper jika akan singgah di banyak tempat sebaiknya membawa 1 koper yang ukuran sedang dan tidak diisi terlalu berat. Kecuali anda sudah paham bagaimana mengurus banyak koper sekaligus cara membawanya saat berpindah pindah negara tujuan, atau cara mengirim koper-koper tersebut ke Indonesia dari negara setempat yang memiliki ketentuan dan harga pengiriman berbeda-beda pula.

Catatan untuk yang membawa tambahan handbag, koper kecil atau ransel saat berangkat dari Jakarta atau saat berpindah kota di Luar Negri, sementara bisa dimasukkan ke dalam koper besar sehingga lebih ringkas pada waktu naik turun alat transportasi.

TIPS BAGI SOLO TRAVELING SEBELUM BERANGKAT LIBURAN KE KOTA TUJUAN
Setelah menentukan kota tujuan wisata, googling MAP kota yang akan didatangi. Kemudian MAP tersebut disimpan di Notes berikut alamat hotel dan schedule perjalanan di kota tujuan.

Walaupun nanti setiba di kota tujuan kita bisa langsung mendapatkan MAP di bandara atau Hotel, tetapi ada baiknya sebelum berangkat kita sudah mengetahui informasi tentang kota yang dituju.

Jadikan MAP yang sudah digoogling tadi sebagai acuan untuk melakukan pemesanan hotel dan menpersiapkan transportasi setiba di kota tujuan, sekaligus menandai tempat-tempat wisata yang akan didatangi.

Jadi sebelum memesan hotel, dicek lokasinya lewat MAP hotel berada dimana.

Saran saya untuk solo traveling pilih lokasi hotel yang aman, strategis dan berada di pusat kota.

Contoh: BARCELONA

Pusat Keramaian Kota Barcelona berada di La Rambla dan Passeig de Gracia. Kemudian sebelum berangkat, anda bisa mencari Hotel lewat situs-situs website di radius lingkaran merah di sekitar jalan La Rambla dan Passeig de Gracia.
Map Kota
Persiapan melalui MAP ini sangat bermanfaat jika kita baru pertama kali mendatangi kota tujuan.

Setidaknya kita sudah mempunyai sedikit gambaran tentang kota tersebut. Jadi setiba disana kita tinggal menjalani saja tujuan-tujuan wisata yang diinginkan.
Cara seperti diatas membuat saya tidak pernah takut traveling sendirian kemana pun… Saya justru menjadi antusias, dan seakan-akan sudah Deja Vue saat tiba di kota tujuan, dan ini sangat menyenangkan!
TIPS UNTUK SOLO TRAVELING SETELAH TIBA DI KOTA TUJUAN

Setiba di Bandara tujuan segera cari transportasi menuju ke Hotel. Saat check in di Hotel, anda dapat sekalian menanyakan MAP Kota dan brosur wisata. 


Brosur Tempat Wisata

Setelah check in lalu istirahat sejenak di kamar. Ingat, saat ini anda sendirian dan harus selalu fit, kuat dan jangan sampai sakit… Jadi harus istirahat yang cukup, makan 3 kali sehari, dan dapat membagi waktu alias tidak terlalu memforsir diri agar tidak lelah diperjalanan nanti.
Setelah istirahat, anda dapat memulai perjalanan liburan solo traveling yang akan menjadi pengalaman berharga di dalam hidup anda.

Keluar dari hotel, yang pertama harus dilakukan adalah mencari makanan, atau bisa juga makan di hotel. Baru setelah itu siap untuk mengeksplorasi berbagai tempat wisata yang selama ini menjadi impian.

Saya jamin tidak akan merasa kesepian karena begitu banyak hal menarik disekeliling anda yang akan membuat sibuk, dan akan sangat menikmati liburan solo traveling ini.

Bagaimana Cara Berfoto Saat Solo Traveling?

Berfoto di Grand Arc de la Defense, Paris

Selain menggunakan Camera dan Tongsis, tentu anda juga ingin berfoto seluruh badan di tempat wisata impian.
Caranya adalah:

1. Meminta tolong pada penduduk setempat atau turis lain untuk memotret anda. Jangan merasa malu karena semua turis juga melakukan hal yang sama. Ini adalah hal yang lazim saat traveling.
2. Saat sedang berada di Cafe atau Restaurant bisa meminta tolong pada pelayan Cafe dan Restaurant. Mereka dengan senang hati akan menolong karena ini juga lazim dilakukan oleh banyak turis.
3. Jika menggunakan Taxi, kita dapat meminta tolong pada supir Taxi agar membantu memotret. Setelah perjalanan selesai, jangan lupa diberi tips.
4. Membawa Tripod. Kemudian setel Camera untuk memotret secara otomatis, atau disetel agar terkoneksi melalui ponsel. (Sumpah ini ribet banget bagi pejuang selfportrait!)
Keuntungan dari Solo Traveling adalah anda bebas mengatur tempat tujuan wisata yang akan didatangi, bebas mengatur waktu kapan berangkat, kapan kembali, dan berapa lama ingin berada di tempat yang diinginkan.

Selain itu solo traveling juga bebas menentukan budget untuk hotel, makanan dan transportasi yang dipilih. Solo traveling juga bebas menentukan kegiatan dan hobby yang dilakukan tanpa terikat dengan orang lain.
Liburan Sambil Nonton F1 Monaco Grand Prix di Monaco

Ibaratnya mau ngapain aja bebas tanpa perlu berkompromi dengan orang lain… 

Ini liburan lho! Jangan dibikin tidak nyaman gara-gara konflik hal sepele jika bepergian dengan orang lain…

Liburan harus dinikmati maksimal sesuai keinginan kita sendiri.
Untuk budget traveling setiap orang berbeda-beda, tergantung kebutuhan dan life style liburannya.

Untuk menghitung badget dapat dimulai dari pilihan transportasi dan akomodasi selama liburan seperti hotel, tempat makan dsbnya. Itu belum termasuk shopping dan membeli souvenirs di setiap negara yang disinggahi.

Yang paling penting, persiapkan juga dana cadangan untuk Plan B seandainya Plan A yang sudah dipersiapkan tidak berjalan sesuai rencana.
Life style liburan ada yang simple, standar, nyaman, sangat nyaman dan yang sangat mewah atau dengan kata lain ada yang murah, standar, mahal, dan sangat mahal. Pilihan seutuhnya ada di tangan anda yang hendak pergi berlibur.
Banyak hal-hal menakjubkan saya temui selama perjalanan solo traveling yang memperluas wawasan dan menjadi pengalaman yang sangat berharga dalam hidup saya.

Saya juga bisa belajar nilai positif dari budaya dan kebiasaan setempat.
Intinya solo traveling itu sangat berkesan dan menyenangkan! Setidaknya anda harus coba sekali dalam hidup anda… Happy vacation!