Serunya Ngopi di Spanyol

Pengen ngopi dengan suasana berbeda? Yups! Spanyol tempatnya ngopi-ngopi seruuu… Hits banget!! Di Spanyol deretan cafe dan restaurant selalu ramai dengan pengunjung. Dari pengunjung lokal hingga turis mancanegara rela mengantri panjang buat duduk di cafe favorit. Hebatnya semua happy!! Ambiance di Spanyol selalu hidup dan ceria… Masyarakatnya juga sangat welcome terhadap turis-turis yang datang ke negara mereka.

Cafe yang berada di Spanyol, berbeda dengan cafe di negara Eropa lainnya yang justru masih didominasi suasana aristokrat, konservatif, klasik, elegant, bahkan ada yang sangat classy dan ekslusif. Dimana para pengunjungnya pun sangat menjaga etiket dalam segala hal, termasuk table manner dan kesopanan. Diskusi sambil ngopi pun tetap dilakukan dalam suasana penuh tata krama dan ekspresi yang serius dan kaku, jarang terdengar suara nyaring, apalagi tertawa-tawa karena bisa dipelototi oleh orang kanan kiri dan pelayan restaurant. Etiket di meja makan tersebut terus digunakan termasuk dalam keseharian.
Tapiiii…lupakan semua itu di Spanyol!! Disini semahal apapun cafe dan restaurant, suasananya tetap ceria dan pengunjung bisa bebas ngobrol asik dan tertawa lepas tanpa terlihat aneh.

Saat di Barcelona tentu saja saya tak melewatkan kesempatan menjajal tempat ngopi yang hits dan keren… Keren dalam ukuran Spanyol itu yang ramai lho yaa… Hehehee… Satu lagi…ada banyak tersedia makanan unik yang berbeda dari tempat lainnya… Jadi harus dicoba!

Pasteleria Escriba

Pasteleria Escriba yang terkenal terletak di La Rambla, dan disini minuman kopinya enak sekali… Ada banyak cake dan coklat dengan bentuk yang cantik dan menarik. Bikin gemes, dan rasanya ngga tega mau dimakan saking cantiknya… Dari coklat model bibir sampai model dadu juga ada.

Di cafe sekeren ini musiknya kenceng banget, dan suara pengunjung yang ngobrol dan tertawa seakan-akan balapan sama suara musiknya. Untung saya dapat meja di sisi jendela, jadi bisa berfoto tanpa latar belakang pengunjung dengan berbagai rupa ekspresi dan para pelayannya yang ikutan ramai lalu lalang. Saya yang terbiasa dengan iklim cafe yang tenang dan serius, jadi perlu sedikit waktu untuk beradaptasi dengan suasana hura-hura ala Spanyol.

Kalau anda melihat foto saya mungkin akan berpikir ini adalah cafe yang kalem dan romantis… Yaa itulah sebabnya kenapa kita tidak bisa menilai sesuatu dari luarnya saja, tanpa ikut mengalami kejadian yang sesungguhnya… Yaa…kaan?? Hehhehee…
Saat berada di Eropa saya sering memesan Cafe Viennois kegemaran saya di manapun saya berada. Kopi dengan whipping cream diatasnya ini merupakan kopi Khas Vienna, Austria.

Tapi jangan salah, Spanyol juga punya kopi khas yang tak kalah nikmatnya dan terkenal ke seluruh dunia. Namanya Café Cortado, Café Con Leche, Carajillo, Café Solo dan Café Bombón yang berasal dari wilayah Valencia. Sedangkan kopi lainnya hanya namanya saja yang berbeda penyebutannya di Spanyol.
Café Cortado adalah campuran kopi espresso dengan susu hangat, perbandingan komposisinya 1:1. Jadi buat yang punya penyakit maag atau tidak kuat minum kopi espresso ini bisa dijadikan pilihan.

Carajillo atau Cigaló adalah kopi dalam cangkir kecil yang dicampur dengan minuman beralkohol seperti Bailey’s atau Rum.
Café Con Leche terdiri dari Kopi Espresso yang dicampur dengan susu panas dan disajikan dalam cangkir kecil.
Sedangkan Café Bombon punya rasa yang sangat manis, karena campuran dari espresso dan susu kental manis. Saya pribadi kurang menyukai kopi yang terlalu manis karena biasanya sambil makan cake yang rasanya juga manis. Jadi, saya skip minum Café Bombon yang menurut penyuka kopi ini rasanya sangat nikmat.
Bagi pecinta kopi espresso, di Spanyol disebut Café Solo, dan biasanya disajikan dalam cangkir kecil.

Kebiasaan masyarakat Spanyol minum Café solo dilakukan pada siang hari, bukan pagi hari seperti umumnya di Eropa.
Di Barcelona banyak sekali cafe yang menarik. Berjejer di sepanjang La Rambla sampai di jalan yang prestisius di Passeig de Gracia, seperti Café del Sol dan Virreina.

Pilihan lainnya adalah cafe di sekitar Placa Catalunya, Eixample dan Diagonal.
Jika menyukai suasana laut bisa memilih cafe dan restaurant di sekitar pantai dan Port Vell, atau di teras cafe Mall Maremagnum, dan pilihan cafe menarik lainnya di Barceloneta.

Di daerah El Gotico juga banyak cafe yang menyajikan kopi khas Spanyol dengan mutu terbaik, seperti Cafè Bon Mercat, Salterio, Mesón del Cafè dan Cafè de l’Acadèmia.
Yang tak kalah spektakuler tentu cafe dengan pemandangan Sagrada Familia dan Parc Guell. Saya pun tak melewatkan mampir untuk ngopi sambil makan cake lezat di sebuah cafe dengan latar belakang Sagrada Familia.


  
Kalau untuk makanan saya akui kuliner khas Spanyol sangat lezat, apalagi masakannya dipenuhi aneka rempah dan bumbu-bumbu, cocok dengan lidah orang Asia. Berbagai pilihan menu seafood, paella, tapas, dan masih banyak jenis makanan lainnya yang enak-enak membuat saya rasanya ingin balik lagi ke Spanyol saking lezatnya!

Restaurant yang menyediakan makanan khas Spanyol antara lain, Via 70 di La Rambla, Casa Calvet, Alkimia, La Flauta, Samsara, El Glop, Casa Leopoldo, Can Solé, Can Ramonet, Set Portes, dan La Cova Fumada.

Semua makanannya enak, apalagi seafood yang bahannya selalu segar dan berkualitas tinggi.

Pilihan menarik lainnya menonton tarian Flamenco khas Spanyol sambil makan dan minum kopi di restaurant Tablao Cordobes yang terletak di La Rambla, Barcelona. Biasanya tarian ini dimulai dari sore hingga malam hari. Suasananya riuh dan ramai sekali, belum lagi antrian masuk restaurant yang panjang. Benar-benar uji nyali banget deh! Tapi semua terbayar dengan pengalaman yang sungguh mengesankan… 
Alternatif lainnya, jika tak ingin mengantri panjang bisa reservasi tempat melalui website: 
http://flamenco-barcelona.es

Selain cafe dan kopi, yang tak kalah unik di Spanyol adalah cangkir kopi dengan beraneka model dan motif. Saya membeli beberapa cangkir dengan motif mosaic khas Gaudi, seniman Spanyol yang terkenal sebagai kenang-kenangan.


Cangkir unik motif mosaic Gaudi

Desain cafe di Spanyol tak kalah bagusnya, dari yang klasik, art deco hingga yang unik dan modern. Beberapa cafe terinspirasi dari karya seniman Antonio Gaudi yang terkenal.

Desain ini dapat dilihat di Barcelona, Madrid, Valencia dan Malaga yang terkenal karena memiliki cafe terbanyak di dunia.
Saat berada di kota Valencia saya pun menyempatkan diri mampir untuk minum kopi dan memotret cafe berdesain cantik yang menarik perhatian saya.

Kopi dan kultur saling berkaitan erat dan berbeda-beda di setiap tempat serta mempunyai daya tarik sendiri-sendiri. Bagi saya semuanya mempunyai kesan mendalam dan memperkaya wawasan saya tentang kopi dan Café yang saya kunjungi.

Kopi Gayo @ Kopi Gayo Kopitiam

Kopi Gayo Aceh merupakan salah satu kopi terbaik di Indonesia. Kopi berjenis arabica ini juga terkenal hingga ke seluruh dunia. Saya menyukai kopi ini karena aromanya yang harum, nikmat, kental, dan tidak meninggalkan rasa pahit ketika disesap. Kopi Gayo Aceh yang saya minum adalah medium roasted, dan mempunyai rasa yang kuat.

Selain itu suasana cafenya pun nyaman, bersih dan para karyawannya sangat ramah menjelaskan detail kopi Gayo yang disajikan.

Travelista ~ Liburan Ke Maroko

My dream come true! 

Buku pertama saya yang berjudul Travelista Liburan di Maroko akhirnya keluar!!

Buku ini diterbitkan oleh Leutikaprio.
Pesan online di website: 

www.leutikaprio.com

http://www.leutikaprio.com/produk/110220/travelling/17011443/travelista_liburan_ke_maroko/16117906/riana_rara_kalsum

Hasil promo pertama dari buku ini untuk bagian saya seluruhnya akan disumbangkan pada Yayasan Perempuan.

Dan yang udah punya bukunya, nanti bisa ikut kuis2 karena akan ada hadiah2 menarik buat pemenangnya!

WHEN IN PRAGUE

The world is a book, and those who do not travel read only one page. 

–Saint Augustine-





Church of St. Ludmina

Church of St. Ludmina

Perjalanan selama 18 jam dari Jakarta rasanya tak berarti apa-apa begitu pesawat mendarat dengan mulus di bandara Václav Havel, Prague. Yang tersisa hanya kebahagiaan… Kebahagiaan berada di tempat paling mempesona…

Cuaca siang ini cerah walaupun sudah masuk musim dingin di bulan Desember. Matahari bersinar hangat mengiringi perjalanan menuju ke hotel. Hello Prague, I’m coming!

Prague dikenal sebagai salah satu kota terindah di dunia. Kota yang dipenuhi bangunan era gothic dan renaissance ini juga menjadi destinasi favorit jutaan wisatawan. Keistimewaan lainnya Prague juga memiliki bangunan kontemporer dengan desain futuristik. 
Pilihan pergi berlibur ke Prague adalah pilihan yang tepat, liburan saya kali ini sangat berkesan. Selain banyak objek wisata yang menarik, makanannya juga enak, dan souvenirnya cantik-cantik. 
Selama berada di Prague saya tak henti-hentinya mengagumi bangunan-bangunan bersejarah dari era gothic dan renaissance yang masih terawat dengan baik. Ribuan foto rasanya tak pernah cukup untuk mengabadikan keindahan di depan mata…

Apalagi ketika saya berada di Prague Castel, rasanya seperti masuk ke lorong waktu dan kembali ke masa lampau. Setelah membayar tiket masuk, pengunjung dapat berkeliling untuk melihat kastil era gothic dengan atap bangunan yang runcing, Powder Tower, Cathedral Sv. Vita dan bangunan-bangunan bersejarah lainnya. 

Prague Castel

Prague Castel

Prague Castel

Prague Castel

Church of St. Ludmina

Liburan ke Prague adalah salah satu dari liburan terbaik saya. Terlepas dari pernah mengalami sedikit kejadian yang tak menyenangkan, secara keseluruhan saya mempunyai kesan yang baik terhadap kota Prague, Czech. 

Dibawah ini daftar adalah objek wisata yang menarik untuk dikunjungi selama anda berada di Prague.

Prague Castel

Petrín Lookout Tower

Charles Bridge

Vltava Riverside 

John Lenon Wall

Wenceslass Square

Wenceslass Statue

Old Town Square

Prague Astronomical Clock

Catheral Sv. Vita

Powder Tower

Church of St. Ludmila

Dancing House

Colline De Petrin

Vyšehrad

Prague City Hall

Rudolfinum 

Park Grebovka

Letná Park

National Monument, Vítkov Hill

St. Vitus Cathedral

The Old New Synagogue 

Tyn Church

Strahov Monastery   

Clentinum  

Novy Trojsky / Troja Bridge

Josefov

Loreta

Spanish Synagogue

Municipal House

National Museum

National Theatre

Prague Estates Theatre

State Opera

Concert Hall

Museum KGB

Bertramka – Mozart Museum

Jewish Town Hall

Kampa Island



Prague, Czech – 26-30 Desember 2015

SOLO TRAVELING ITU MENYENANGKAN!

 Liburan adalah saat yang menyenangkan. Waktunya untuk pergi ke tempat impian dan menjelajahi berbagai objek wisata menarik. Liburan merupakan momen untuk merealisasikan semua mimpi-mimpi menjadi kenyataan.

Hakikat liburan adalah kita lepas dari segala rutinitas sehari-hari, dan bebas melakukan apa yang saja yang kita inginkan. Kepuasan akan tercapai jika kita bisa menentukan seluruhnya sendiri. Seperti membuat rencana, menentukan tempat wisata yang akan didatangi, mengatur waktu, budget, akomodasi dan transportasi. Ibaratnya, nanti mau pergi kemana, berapa lama, ngapain aja, semua ada dalam genggaman kita tanpa tergantung orang lain.

Jika bepergian ramai-ramai semua hal harus didiskusikan bersama dan seringkali harus mengikuti suara terbanyak, sehingga akhirnya kita merasa tidak puas karena harus mengalah dan pengorbankan keinginan pribadi. Bagi saya tentu ini bukanlah hal yang menyenangkan disaat liburan. Kebebasan membuat keputusan sendiri adalah hal utama, dan paling penting dalam liburan saya.

Penting diingat bahwa ini adalah liburan, kita sudah meluangkan waktu untuk traveling jangan sampai tidak enjoy dan happy! 
Banyak sekali hal-hal positif jika berani pergi berlibur sendirian. Berlibur sendiri melatih kemandirian sehingga tidak tergantung pada siapapun, belajar berpikir cepat dan membuat keputusan secara tepat, mengasah keberanian dan melatih sensitifitas.

DAFTAR NEGARA UNTUK VISA SCHENGEN

Visa Schengen meliputi 26 negara yang berada dalam wilayah schengen, dan beberapa negara Eropa yang berada diluar wilayah schengen.


Berikut daftar negara untuk Visa Schengen:



1. Austria

2. Belgia

3. Belanda

4. Italia

5. Spanyol

6. Perancis

7. Jerman

8. Yunani

9. Republik Ceko

10. Hungaria

11. Portugal

12. Luxembourg

13. Liechtenstein

14. Swiss

15. Polandia

16. Denmark

17. Finlandia

18. Iceland

19. Norwegia

20. Swedia

21. Estonia

22. Slovakia

23. Slovenia

24. Lithuania

25. Latvia

26. Malta

27. Monaco

28. San Morino

29. Vatican

30. Andorra

31. Cyprus

32. Kosovo

33. Croatia

34. Bosnia and Herzegovina

35. Romania

36. Serbia

37. Bulgaria

38. Albania

39. Montenegro

40. Macadonia

DAFTAR NEGARA BEBAS VISA DAN VISA ON ARRIVAL

DAFTAR NEGARA BEBAS VISA 



1. ARMENIA – Visa on Arrival – 120 days

2. BAHRAIN – eVisa – From October 2014 onward

3. BRUNEI – Visa not required – 14 days

4. CAMBODIA – Visa not required – 30 days

5. CAPE VERDE – Visa on Arrival

6. CHILE – Visa not required – 90 days

7. CHINA –  HAINAN, HONG KONG, MACAO. Visa on Arrival – Shenzhen via Hong Kong.

8. COLOMBIA – Visa not required -90 days on arrival, extend another 90 days for 180 days.

9. COMOROS – Visa on Arrival

10. COTE D’LVOIRE – eVisa 

11. DJIBOUTI – Visa on Arrival

12. DOMINICA – Visa not required – 21 days

13. ECUADOR – Visa not required – 90 days

14. FIJI – Visa not required – 4 months

15. GAMBIA – Visa not required – 90 days

16. GEORGIA – eVisa – up to 90 days

17. GUINEA-BISSAU – Visa on arrival – 90 days

18. HAITI – Visa not required – 3 months

19. HONG KONG – Visa not required – 30 days

20. INDIA – e-Tourist Visa – 30 days

21. IRAN – Visa on Arrival

22. IRELAND – Visa Required – Visa is issued free of charge.

23. JAPAN – Visa not required (conditional) – 15 days

24. JORDAN – Visa on Arrival – 3 months

25. KENYA – Visa on Arrival – 3 months

26. KYRGYZTAN – Visa on Arrival – 1 month

27. LAOS – Visa is not required – 30 days

28. MACAO – Visa is not required – 30 days

29. MADAGASCAR – Visa on Arrival – 90 days

30. MALAYSIA – Visa not required – 30 days

31. MALDIVES – Visa on Arrival – 30 days

32. MAURITANIA – Visa on Arrival

33. MICRONESIA – Visa not required – 30 days

34. MOLDOVA – eVisa

35. MOROCCO – Visa not required – 3 months

36. MYANMAR – visa not required – 14 days. eVisa for 28 days via Yangon, Nay Pyi Taw, Mandalay Airports.

37. NEPAL – Visa on Arrival – 90 days

38. NICARAGUA – Visa on Arrival – 90 days

39. OMAN – Visa on Arrival 

40. PALAU – Visa on Arrival – 30 days

41. PAPUA NEW GUINEA – Visa on Arrival – 60 days

42. PERU –  Visa not required – 183 days

43. PHILIPPINES – Visa not required – 30 days

44. RWANDA – eVisa – visa is obtained online

45. SAINT KITTS AND NEVIS – eVisa – visa is obtained online

46. SAINT VINCENT AND THE GRENADINES – Visa not required – 1 month

47. SAMOA – Entry permit on arrival – 60 days

48. SAO TOME AND PRINCIPE – eVisa – Visa is obtained online

49. SENEGAL – eVisa – Visa may be obtained online

50. SEYCHELLES – Visitor’s Permit on Arrival – 1 month

51. SINGAPORE – Visa not required – 30 days

52. SOMALIA – Visa on Arrival – 30 days

53. SRI LANKA – Electronic Travel Authorization – 30 days

54. TAJIKISTAN – Visa on Arrival – 45 days

55. TANZANIA – Visa on Arrival

56. THAILAND – Visa is not required – 30 days

57. TIMOR LESTE – Visa on Arrival – 30 days

58. TOGO – Visa on Arrival – 7 days

59. TURKEY – eVisa – 1 month

60. TUVALU – Visa on Arrival – 1 month

61. UGANDA – Visa on Arrival

62. UNITED ARAB EMIRATES – VISA REQUIRED – Electronic Visa available to passengers boarding EMIRATES or ETIHAD flight

63. VIETNAM – Visa not required – 30 days

64. ZAMBIA – eVisa

65. ZIMBABWE – Visa on Arrival – 3 months